Deretan Kepala Daerah yang Terpapar COVID-19 di Masa Pandemi ini

42 - Deretan Kepala Daerah yang Terpapar COVID-19 di Masa Pandemi ini

Deretan Kepala Daerah yang Terpapar COVID-19 di Masa Pandemi ini

Deretan Kepala Daerah yang Terpapar COVID-19 di Masa Pandemi iniPenyakit Coronavirus 2019 ( COVID-19 ) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh sindrom pernafasan akut parah coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Kasus pertama diidentifikasi di Wuhan , Cina , pada Desember 2019. Sejak itu menyebar ke seluruh dunia, menyebabkan pandemi yang sedang berlangsung .

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengumumkan dirinya terpapar COVID-19 pada Sabtu, 2 Januari 2021. Pengakuan Khofifah ini menambah panjang daftar kepala daerah yang terpapar COVID-19 di masa pandemik.

“Berdasarkan hasil swab reguler mingguan, saya dinyatakan positif terinfeksi COVID-19. Tidak ada gejala yang saya rasakan. Saat ini, saya menjalani isolasi mandiri,” tulis Khofifah. Dia berpesan kepada seluruh masyarakat Jawa Timur untuk tetap download sbobet mematuhi protokol kesehatan selama pandemik belum berakhir, karena virus ini bukan hal yang sepele.”Jangan pernah menyepelekan virus ini. Semoga Allah SWT melindungi kita semua dan bangsa Indonesia. Aamiin,” katanya.

1. Empat gubernur yang terpapar COVID-19, salah satunya Anies Baswedan
whatsapp image 2020 10 26 at 22016 pm 1 3c8bba879994865fae5ee9424e289081 - Deretan Kepala Daerah yang Terpapar COVID-19 di Masa Pandemi ini

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan dirinya positif COVID-19 pada Selasa, 1 Desember 2020. Dia harus menjalani karantina mandiri di rumah dinas selama hampir satu bulan.

Anies dinyatakan sembuh pada Selasa, 29 Desember 2020 setelah dua kali menjalani tes swab PCR. Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria juga terpapar virus yang sama pada Minggu, 29 November 2020 dan dinyatakan sembuh pada Senin, 14 Desember 2020.

Tak hanya Anies dan Riza, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, Gubernur Riau Syamsuar dan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto juga pernah dinyatakan terpapar COVID-19. Namun mereka semua sudah dinyatakan sembuh berdasarkan hasil tes swab PCR.

2. Tujuh wali kota yang terpapar COVID-19, pertama Bima Arya di Kota Bogor

Tak hanya gubernur, ada belasan wali kota yang sudah dinyatakan terinfeksi COVID-19. Wali Kota Bogor Bima Arya tercatat sebagai kepala daerah pertama yang secara terbuka mengakui terpapar virus corona. Dia terkonfirmasi positif COVID-19 pada 19 Maret 2020. Setelah menjalani perawatan selama 14 hari di RSUD Kota Bogor, Bima Arya dinyatakan sembuh dari COVID-19.

Setelah Bima Arya, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana juga dinyatakan positif COVID-19 pada 23 Maret 2020. Setelah menjalani isolasi, Yana dinyatakan sembuh setelah swab-nya menunjukkan hasil negatif.

Wali Kota Depok Mohammad Idris, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, Wali Kota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe, Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani, Wali Kota Palangkaraya Fairif Naparin, dan Wali Kota Tanjungpinang Syahrul, juga ikut menambah daftar panjang kepala daerah yang terpapar COVID-19.

3. Deretan bupati yang terpapar COVID-19, dua di antaranya meninggal dunia

Sedangkan bupati yang pernah terpapar COVID-19 yakni Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, Bupati Jombang Mundjidah Wahab, Bupati Pemalang Junaedi, Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, dan Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin.

Selanjutnya ada Bupati Melawi Panji, Bupati Ogan Ilir, Ilyas Pandji, Bupati Panukal Abab Lematang Ilir Heri Amalindo, Bupati Morowali Utara Aptripel Tumimomor, Bupati Melawi Panji, juga pernah terpapar COVID-19. Bahkan Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin dan Bupati Situbondo Dadang Wigiarto meninggal dunia akibat virus corona.