Dorong Pemulihan Ekonomi

Dorong Pemulihan Ekonomi, Pemerintah Terus Lakukan Reformasi

Untuk lebih baik di masa yang akan datang

Jakarta,  http://webingmedia.com/ Dorong Pemulihan Ekonomi, Pemerintah Terus Lakukan ReformasiWakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus melakukan reformasi guna menjadikan Indonesia sebagai negara yang lebih baik di masa yang akan datang. Salah satu upaya itu adalah dengan terus menggelontorkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Dalam konteks itu pemulihan ekonomi nasional akan terus kita lakukan dengan angle utama memperkuat konsumsi masyarakat. Berarti PEN akan menggelontorkan terus untuk memperbaiki konsumsi masyarakat, memperkuat dan mendorong konsumsi pemerintah, dan mendorong investasi sektor publik,” katanya dalam acara Temu Stakeholders untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional, Kamis (1/4/2021).

1. Belanja negara harus tetap naik

whatsapp image 2020 02 24 at 64220 pm 8a26a1a4aba0863833794a7525ad5b33 - Dorong Pemulihan EkonomiWakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. (IDN Times/Hana Adi Perdana)

Suahasil juga mengatakan pemerintah terus melakukan berbagai cara agar belanja negara terus naik sehingga dapat mendorong konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah, dan investasi sektor publik.

lg.php?bannerid=0&campaignid=0&zoneid=6081&loc=https%3A%2F%2Fwww.idntimes.com%2Fbusiness%2Feconomy%2Frehia indrayanti br sebayang%2Fdorong pemulihan ekonomi pemerintah terus lakukan reformasi&referer=https%3A%2F%2Fwww.idntimes - Dorong Pemulihan Ekonomi

Di sisi lain, hal ini juga dilakukan karena pada saat ini dunia usaha sedang mengalami penurunan dan beberapa mungkin sedang melakukan rekonsiliasi, konsolidasi, atau bahkan sedang mencoba bertahan, katanya.

“Maka itu APBN 2021 meskipun pendapatan negaranya turun, belanjanya harus tetap naik. Belanjanya adalah Rp2.750 triliun dengan defisit yang memang membesar 5,7 dari PDB, yang di atas 3 persen yang biasanya dan di dalam yang Rp2.750 itu kita melihat beberapa item pengeluaran yang kita sebut dengan Pemulihan Ekonomi Nasional di 5 bidang: kesehatan, perlindungan sosial, dukungan UMKM dan korporasi, insentif dunia usaha dan beberapa program prioritas,” katanya.

2. Total anggaran

img 20191105 173858 66864654aba44a15f34b48148d6dd520 - Dorong Pemulihan EkonomiIDN Times / Auriga Agustina

Menurut Suahasil, total anggaran untuk mendukung pemulihan tersebut mencapai Rp699,43 triliun, atau 22 persen lebih tinggi dibandingkan realisasi tahun lalu yang sebesar Rp571,9 triliun. Di mana untuk kesehatan anggarannya mencapai Rp176,3 triliun.

“Yang besar adalah vaksinasi gratis supaya menumbuhkan confidence. Kita sedang berjuang supaya vaksinasi makin lama makin banyak. Kita membiayai pengobatan, gratis. Di situ ada pengobatan, perawatan, isolasi mandiri, insentif nakes, obat. Rp61,9 triliun kita sediakan belanja penanganan COVID dan lain-lain termasuk insentif pajak untuk kesehatan,” jelasnya.

Suahasil lebih lanjut mengatakan bahwa hingga saat ini sudah ada 11,7 juta dosis vaksinasi dilakukan di mana sekitar 8 juta orang telah mendapatkan vaksinasi yang ke-2. “Ini akan terus kita lanjutkan, game changer di tahun 2021,” katanya.

3. Pendanaan program lainnya

antarafoto calon wamen 251019 ak ak 4 4c5e3406c9dfc966a223ea6b7a09508e - Dorong Pemulihan EkonomiANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Sementara untuk program perlindungan sosial, Suahasil mengatakan anggaran yang diberikan mencapai Rp157,4 triliun. Dana ini untuk mendukung lapisan masyarakat yang termiskin dan yang tidak mampu, dan juga untuk mereka yang sekarang sedang berjuang mendapatkan bantuan.

“Program keluarga harapan itu 10 juta rumah tangga, sembako 18,8 juta rumah tangga, bansos tunai 10 juta rumah tangga, prakerja, kita berikan diskon listrik, dana desa, subsidi kuota internet untuk 41,8 juta penerima dan program-program lainnya,” tuturnya.

Ia juga mengatakan pemerintah tidak lupa memberi dukungan untuk UMKM dan korporasi, di mana subsidi bunga untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan non-KUR diberikan subsidi bunga.

“Bantuan pelaku usaha mikro, BPUM (Bantuan Produktif Usaha Mikro) Rp12,8 juta unit usaha bisa mendapatkan penjaminan kredit,” katanya. “Ibu bapak silahkan pergi ke bank, minta kredit baru atau kredit perpanjangan. Katakan pada bank saya ingin kredit yang dijamin oleh pemerintah. Pemerintah menyediakan penjaminan bagi perbankan untuk pinjaman UMKM dan korporasi.”

“Kalau perlu kita tambah dengan penempatan dana di perbankan, perbankannya ajukan proposal. Ini semua adalah bantalan yang disiapkan oleh pemerintah supaya kegiatan ekonomi ada confidence baru, pengusaha confidence untuk meminjam ke bank, bank confidence untuk menyalurkan kredit. Dijamin oleh pemerintah,” lanjutnya. Dilangsir dari http://webingmedia.com/

4. Insentif usaha

img 20200113 112651 fee6256c9be15c8be1470363f36d68b5 - Dorong Pemulihan Ekonomi

Ia juga mengatakan bahwa saat ini pemerintah memberikan insentif usaha untuk mendukung cash flow dan intensif untuk mendorong konsumsi. Di mana salah satu contohnya adalah Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) dan PPn perumahan yang ditanggung pemerintah.

“Ditanggung oleh pemerintah supaya kegiatan ekonomi bergulir lagi, inventory yang sekarang ini menumpuk tinggi itu bisa dipakai dan kemudian line of production bisa bekerja lagi dan meningkatkan daya beli pegawai serta karyawan,” katanya.