Marquez Mengaku Banyak Tiru Rossi

Marquez Mengaku Banyak Tiru Rossi

Marquez Mengaku Banyak Tiru Rossi di MotoGP

Marquez Mengaku Banyak Tiru Rossi di MotoGP – Marc Marquez mengakui bahwa sosok Valentino Rossi dan Dani Pedrosa sebagai pembalap yang dijadikan acuan oleh dirinya. Mantan pebalap MotoGP Dani Pedrosa, menilai pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, memiliki kualitas di atas pebalap-pebalap lain.

Pernyataan itu diutarakan Pedrosa mengacu pada kemampuan luar biasa Marquez saat berada di lintasan. The Baby Alien tetap mampu tampil hebat dalam kondisi apapun.

Tak hanya menang di MotoGP 2013, Marquez kemudian menjelma jadi penguasa MotoGP. Sejak MotoGP 2013, Marquez meraih enam gelar juara dunia dan hanya satu kali gagal jadi juara dunia yaitu di MotoGP 2015 yang dimenangkan oleh Jorge Lorenzo.

“Dia tidak akan finis ketujuh. Dia selalu berada di level atas dan memenangi balapan lebih banyak lagi,” katanya. “Bagaimana Valentino Rossi membalap, begitu juga Mick Doohan, Dani Pedrosa, dan Alex Criville yang jadi pembalap Spanyol pertama yang menang di kelas 500cc.”

Pedrosa juga salut dengan Marquez karena selalu bisa bersaing di level atas setiap waktu. Performa kompetitif itu membuat Marquez bisa delapan kali merasakan gelar juara dunia webingmedia.com

Marquez memulai debut di MotoGP tahun 2013. Di tahun itu pula, pebalap asal Spanyol itu meraih gelar juara dunia pertama ajang balap motor paling prestisius.

Salah satu hal yang menarik bagi Marquez adalah ia tak merasakan musim debutnya sebagai musim penuh tekanan. Tekanan itu baru hadir di pengujung musim ketika namanya jadi kandidat juara dunia.

Marquez sulit diatasi oleh pebalap lain

Marquez mencatat rekor usai jadi juara dunia MotoGP 2013. Ia jadi juara dunia termuda dengan usia 20 tahun 266 hari mengalahkan rekor Freddie Spencer yang sudah bertahan selama 30 tahun.

Setelah itu, dominasi Marquez sulit diatasi oleh pebalap lain macam Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, dan Andrea Dovizioso. Dalam kurun waktu enam tahun, Marquez meraih lima gelar juara MotoGP.

“MotoGP 2013 adalah musim yang menurut saya paling menyenangkan. Tidak ada banyak tekanan, meskipun di beberapa seri terakhir saya merasakan itu.”

“Tekanan itu makin terasa ketika rival dan media memberikan perlakuan yang berbeda. Namun secara umum, MotoGP 2013 tidak berisikan tekanan melainkan sebuah musim yang menyenangkan,” ucap Marquez.

“Namun dari daftar itu, Dani Pedrosa dan Valentino Rossi adalah sosok yang paling banyak menang ketika saya masih muda dan saya coba untuk tiru [teknik dan gerakan],” ujar Marquez dikutip dari Tuttomotoriweb.

Seiring waktu berjalan, Marquez akhirnya bisa bersaing dengan Pedrosa dan Rossi sejak naik kelas ke MotoGP pada 2013. Tak hanya sekadar ada di kelas yang sama, Marquez bahkan langsung jadi juara dunia di MotoGP 2013 yang merupakan musim debut bagi dirinya.

Marquez hanya sekali gagal mengamankan gelar tersebut tahun 2015. Ketika itu gelar juara dunia diraih oleh pebalap asal Spanyol yang membela Yamaha, Jorge Lorenzo.

Sebelum merajai kelas MotoGP, Marquez lebih dulu mencuri perhatian dengan jadi juara kelas 125 cc tahun 2010. Di tahun 2012, Marquez merebut gelar juara dunia Moto2.

Marquez menyatakan banyak pembalap yang ia jadikan referensi dalam mengasah teknik balapan di lintasan MotoGP. Dari banyak nama yang ada, Rossi dan Pedrosa adalah nama yang paling diperhatikan oleh dirinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *