Presiden Komisi Eropa Senang AS Kembali ke Perjanjian Paris

49 735x400 - Presiden Komisi Eropa Senang AS Kembali ke Perjanjian Paris

Presiden Komisi Eropa Senang AS Kembali ke Perjanjian Paris

Presiden Komisi Eropa Senang AS Kembali ke Perjanjian Paris  – Persetujuan Paris adalah sebuah persetujuan dalam kerangka UNFCCC yang mengawal reduksi emisi karbon dioksida efektif yang akan mulai berlaku pada tahun 2020.

Persetujuan ini dibuat pada Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa 2015 di Paris, Prancis. Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen pernyataan senang dengan keputusan yang diambil pemerintahan Presiden Joe Biden untuk membawa Amerika Serikat (SEBAGAI) kembali ke dalam Perjanjian Paris atau Paris Persetujuan.

Saya senang AS sekarang telah bergabung kembali dengan Perjanjian Paris. katanya saat Deposit IDN Poker Pulsa 10rb berpidato di  The Davos Agenda World Economic Forum (WEF), Selasa (26/1/2021).

1. Rencana AS kembali bergabung dengan Perjanjian Paris
antarafoto usa election phoenix biden 09102020 49af1e4bd2b8d9fb4f84cf0fadc75fbe - Presiden Komisi Eropa Senang AS Kembali ke Perjanjian Paris

Presiden Biden telah menandatangani perintah eksekutif untuk bergabung kembali dengan perjanjian iklim Paris di hari pertamanya menjabat sebagai presiden AS, yaitu pada 20 Januari. Departemen Luar Negeri AS juga telah mengirimkan dokumen yang diperlukan untuk kembali bergabung ke Perjanjian Paris.

Isi dari dokumen tersebut adalah pernyataan bahwa AS akan bergabung kembali pada 19 Februari, 107 hari setelah keluar dari perjanjian itu. Sebelumnya, AS keluar dari perjanjian tersebut di bawah arahan Mantan Presiden Donald Trump.

2. Meminta regulasi yang lebih besar untuk perusahaan teknologi
antarafoto belgium eu summit europeancommission 18072020 a89051385ad0d7388023941e1ab8a678 - Presiden Komisi Eropa Senang AS Kembali ke Perjanjian Paris

Dalam kesempatan tersebut, von der Leyen juga membahas berbagai hal lainnya, termasuk peran perusahaan teknologi dalam menegakkan demokrasi. Ia mengatakan kepada The Davos Agenda bahwa media sosial menggerogoti masyarakat dan menganjurkan agar dibuat regulasi yang lebih besar terkait perusahaan teknologi terbesar di dunia.

“Pada saat itu aktivis memperingatkan tentang model bisnis dari perusahaan teknologi besar. Dan konsekuensi bagi demokrasi kita dan mereka menjelaskan. Bagaimana hukum ekonomi media sosial menggerogoti struktur masyarakat kita. Dan bagaimana berita palsu dengan algoritma menyebar enam kali lebih cepat daripada berita nyata,” ujarnya.

3. Semua negara harus memperoleh vaksin
artikel a da098a60a9a04b83a00a0c46c046ba0d b92e0789332496dfe5af000ea526b043 - Presiden Komisi Eropa Senang AS Kembali ke Perjanjian Paris

Selain itu, von der Leyen juga membahas soal pentingnya melakukan vaksinasi dan memastikan semua negara memperoleh vaksin COVID-19. Ia menyebut bahwa vaksin sangat penting karena pandemik saat ini. Tidak hanya menghancurkan ekonomi dan memengaruhi kesehatan manusia, tapi juga alam.

“Kita harus belajar dari krisis ini,” kata von der Leyen. “Kita harus mengubah cara kita hidup dan berbisnis untuk dapat menjaga apa yang kita hargai dan pegang teguh.