Terduga Teroris di 3 Daerah Aceh Tertangkap Densus 88

42 2 720x400 - Terduga Teroris di 3 Daerah Aceh Tertangkap Densus 88

Terduga Teroris di 3 Daerah Aceh Tertangkap Densus 88

Terduga Teroris di 3 Daerah Aceh Tertangkap Densus 88 – Menurut US Department of Defense tahun 1990, Terorisme adalah perbuatan melawan hukum atau tindakan yang mengan-dung ancaman dengan kekerasan atau paksaan terhadap individu atau hak milik untuk memaksa atau mengintimidasi pemerintah atau masyarakat dengan tujuan politik, agama atau ideologi.

Detasemen Khusus 88 Antiteror atau Densus 88 Antiteror Kepolisian Republik Indonesia menangkap lima terduga teroris di Provinsi Aceh. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Aceh, Komisaris Besar Polisi Winardy mengatakan, penangkapan di lakukan  di sejumlah lokasi.

“Mulai hari Rabu, 20 Januari dan Kamis, 21 Januari 2021 Densus 88 Antiteror wilayah Polda Aceh melakukan penangkapan terhadap beberapa terduga download idn poker asia teroris,” kata Winardy, pada Sabtu (23/1/2021).

1. Ditangkap di Aceh Besar, Banda Aceh, dan Langsa

Proses penangkapan terduga teroris di lakukan selama dua hari. Penangkapan pertama, di katakan Winardy, terjadi di kawasan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, pada Rabu (20/1/2021) sekitar pukul 19.45 WIB. Tim menciduk terduga berinisial, SA alias S (30) bersama RA (41), di kawasan Blang Bintang, Krueng Raya, Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar.

Penangkapan kembali di lakukan terhadap salah seorang terduga teroris lainnya berinisial, UN alias AA (35) di lokasi Pasar Simpang 7 Ulee Kareng, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, pada Kamis, 21 Januari 2021, sekitar pukul 10.00 WIB.

Di hari yang sama, tim menangkap dua terduga teroris di di Jalan Ahmad Yani, Birem Puntong, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, sekitar pukul 20.00 WIB. Keduanya masing-masing berinisial, SJ alias AF (40) dan MY (46).

“Jadi total yang di tangkap Densus adalah lima terduga teroris, di tiga lokasi, yaitu Banda Aceh, Aceh Besar, dan juga Langsa,” ujar Winardy.

2. Terduga teroris masih di lakukan pemeriksaan lebih lanjut

Lima terduga teroris yang di tangkap Detasemen Khusus 88 Antiteror. Atau Densus 88 di tiga daerah di Provinsi Aceh hingga kini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Aceh mengatakan, di butuhkan waktu 14 hari untuk proses pemeriksaan serta pendalaman kasus.

“Para tersangka ini masih di lakukan pemeriksaan pendalaman karena Densus 88 masih memiliki waktu berdasarkan undang-undang selama 14 hari. Kemudian bisa di perpanjang lagi selama 7 hari dalam proses pemeriksaannya,” jelasnya.

3. Kelimanya akan di bawa ke Mabes Polri

Tak hanya masih dalam proses pemeriksaan, lima terduga masing-masing berinisial SA alias S, RA, UN alias AA, SJ alias AF. Dan MY rencananya akan di bawa ke Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia di Jakarta.

“Para tersangka teroris ini akan di bawa ke Mabes Polri di Jakarta,” kata Winardy.