Valentino Rossi Lebih suka MotoGP 2020

Valentino Rossi Lebih suka MotoGP 2020

Valentino Rossi Lebih suka MotoGP 2020

Pembalap Yamaha Valentino Rossi lebih menghargai balapan setelah jadwal MotoGP 2020 resmi dirilis. The Doctor mengaku masa isolasi pandemi virus corona membuat pembalap lebih menghargai balapan MotoGP.

Rossi lega MotoGP 2020 akhirnya bergulir. Pembalap asal Italia itu mengatakan masa isolasi membuat para pembalap MotoGP lebih menghargai balapan. Dan juga sang raja akan selalu menjadi idola bagi penggemarnya.

MotoGP 2020 akan menjadi musim terakhir Rossi bersama Yamaha. Musim depan posisi pebalap 41 tahun itu akan digantikan pembalap Petronas Yamaha Fabio Quartararo.

CEO Petronas Yamaha Razlan Razali mengatakan negosiasi pertama dengan Rossi, Jumat, berlangsung positif. “Sudah lama sekali sejak kami menjalani tes di Qatar Februari 2020. Ini akan jadi tahun yang unik, musim yang aneh harus balapan tanpa penonton, setidaknya untuk saat ini,” ucap Vinales.

“Vale memiliki sikap yang menginginkan segalanya selain berhenti, ini membuat kami sangat bahagia. Dia pebalap, dia orang yang selalu menjaga anak-anak lain di depan,” ujar Uccio, sapaan Salucci dikutip dari Sky Sports.

Menurut Uccio sang bos, Valentino Rossi tidak ingin terlalu membicarakan mengenai tim di musim depan karena sedang berpikir apakah benar-benar pensiun atau tidak.

“Kami pasti akan terus berjalan, dan kemudian kami akan membicarakan detailnya dengan Yamaha selama 10 hari ke depan,” jelas Uccio.

Kepala Akademi VR46 Alessio Salucci mengonfirmasi pebalap veteran asal Italia Valentino Rossi akan bergabung dengan tim dari Poker Online Deposit Pulsa dan satelit Petronas Yamaha pada MotoGP 2021.

Valentino Rossi tidak ingin terlalu membicarakan

Konfirmasi dari bos VR46 yang juga sahabat Rossi tersebut menegaskan pebalap senior berjulukan The Doctor itu ingin terus berkarier dan tidak akan pensiun pada musim depan

Selain menyebut Rossi tidak akan pensiun dan bakal gabung Petronas, Uccio juga mengatakan rekan The Doctor di musim depan adalah mantan muridnya, Franco Morbidelli.

“Dia orang yang selalu memiliki keinginan besar, dia membuat kita kagum. Niat kami kemungkinan besar berlanjut ke 2021,” kata Uccio menambahkan.

Uccio berharap, saat Rossi pindah pebalap berusia 41 tahun itu bisa menciptakan perubahan, harapan baru, dan ketegangan.

Sementara itu rekan setim Valentino Rossi di Yamaha, Maverick Vinales, menganggap MotoGP 2020 akan terasa aneh. Vinales adalah rival terberat yang akan merasa aneh harus menjalani balapan MotoGP tanpa kehadiran penonton di sirkuit.

Rossi kemungkinan besar akan menunda pensiun usai MotoGP 2020. Pasalnya, sang pemegang juara dunia Grand Prix sembilan kali itu sedang melakukan negosiasi dengan Petronas oli Yamaha.

“Masa isolasi adalah situasi yang serius dan aneh, tapi kondisi itu bekerja dengan baik. Saya berpikir pada akhirnya masa isolasi membuat kami semakin lebih menghargai balapan,” ujar Rossi dikutip dari GP One.

Setelah tertunda sejak 8 Maret lalu, MotoGP 2020 akhirnya akan dimulai dari Sirkuit Jerez, Spanyol, 19 Juli mendatang. Total ada 13 seri balapan Eropa yang dirilis Dorna Sports selaku pengelola MotoGP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *