Beli Alat Medis, Ronaldo Bantu Rumah Sakit Atasi Virus Corona

Beli Alat Medis, Ronaldo Bantu Rumah Sakit Atasi Virus Corona

Beli Alat Medis, Ronaldo Bantu Rumah Sakit Atasi Virus Corona

Beli Alat Medis, Ronaldo Bantu Rumah Sakit Atasi Virus Corona,- Bintang Juventus Cristiano Ronaldo dikabarkan akan turun tangan membantu mengatasi wabah virus corona di Portugal dengan memasok alat-alat medis ke Rumah Sakit Sao Joao di Porto.

Langkah tersebut diambil Ronaldo mengikuti jejak agennya, Jorge Mendes, yang lebih dahulu membelikan perlengkapan kesehatan berupa 200 ribu baju dan tiga ventilator.

Di RS Sao Jao itu didirikan tenda lapangan milik Institut Darurat Medis Nasional (INEM) guna memfasilitasi membludaknya pasien Covid-19.

Selain baju dan ventilator, Mendes juga akan membeli 50 ribu masker pelindung dan menyumbangkan sejumlah uang ke sejumlah rumah sakit di Portugal.

Ronaldo merupakan salah satu klien Mendes yang terlibat dalam aktivitas sosial ini. Bersama Juventus pemain berjuluk CR7 itu memiliki penghasilan 28 juta poundsterling per tahun.

Saat ini Ronaldo berada di Madeira, Portugal, dan tengah menjalani masa karantina usai salah satu rekan setimnya Daniele Rugani positif corona sejak 11 Maret.

Mantan pemain Manchester United tersebut diizinkan Juventus kembali ke kampung halamannya karena hendak merawat ibunya yang sakit stroke.

Portugal sendiri salah satu negara yang belum parah dalam kasus wabah corona. Akan tetapi, lonjakan kasus diprediksi terjadi dalam beberapa pekan ke depan. Status darurat corona ditetapkan di Portugal pada Rabu (18/3) pekan lalu.

Dikutip dari Daily Mail SBOBET Indonesia, sampai dengan saat ini tercatat 1.280 kasus virus corona dengan 12 orang meninggal dan 26 di antaranya dirawat di rumah sakit.

Ronaldo dan Mendes merupakan dua dari sejumlah orang-orang di dunia sepak bola yang terlibat dalam penanganan virus corona. Pada awal pekan lalu pemilik Chelsea, Roman Abramovic, dan mantan kapten Manchester United Gary Neville membuka hotel miliknya untuk digunakan staf medis NHS yang menangani virus corona di Inggris.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *