Dangke, Keju Asli Indonesia Tak Kalah dengan Eropa

Dangke, Keju Asli Indonesia Tak Kalah dengan Eropa

Fakta Dangke, Keju Asli Indonesia yang Tak Kalah dengan Eropa

Dangke, Keju Asli Indonesia Tak Kalah dengan Eropa – Siapa bilang semua keju itu hanya bisa dikreasikan oleh orang-orang Barat sana? Sekarang kita wajib bangga karena Indonesia juga punya keju buatan sendiri dengan cita rasa yang berbeda pula. Enrekang, sebuah kabupaten di Sulawesi Selatan yang terkenal dengan etnis budaya yang masih kental ternyata selama ini menghasilkan keju dengan bahan dan olahan yang berbeda dari buatan khas Eropa.

Siapa yang suka dengan keju? Kalau mendengar kata keju banyak orang langsung Daftar IDN Poker berpikir produk olahan susu yang satu ini berasal dari Eropa. Dengan rasanya yang gurih bercampur dengan rasa asin dan manis membuat keju disukai banyak orang

Ternyata Indonesia sendiri juga punya produk keju lokal, lho! Namanya keju dangke, seperti apa sih keju asli Indonesia ini? Disimak yuk fakta berikut!

Keju dangke terbuat dari susu sapi atau kerbau

Proses pembuatan keju dangke pun terbilang masih sederhana, yakni dengan cara memanaskan susu kerbau ataupun susu sapi. Yang unik dari pembuatan keju dangke adalah dengan dicampur getah pepaya. Getah pepaya ini berfungsi untuk memisahkan adanya kandungan air dan lemak yang ada pada susu, dari yang semula susu cair berubah menjadi padat karena getah pepaya ini.

Mempunyai tekstur yang mirip seperti tahu dan mempunyai rasa yang gurih

Keju dangke memiliki tekstur yang padat dan empuk, mirip dengan tahu. Namun jika dibandingkan dengan tahu keju dangke bertekstur lebih padat. Rasanya pun juga gurih, tak kalah dengan keju yang lainnya. Selain rasanya yang lezat, keju dangke ini juga memiliki kandungan kalsium yang tinggi, lho!

Keju dangke berasal dari Enrekang Sulawesi Selatan

Keju dangke merupakan makanan tradisional asli dari Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Masyarakat Enrekang menjadikan makanan ini sebagai lauk untuk pendamping nasi. Keju ini sudah pada sejak zaman Belanda, nama dangke sendiri diambil dari bahasa Belanda ‘Dankjewel‘ yang artinya dalam bahasa Indonesia ‘terima kasih’.

Dicetak dengan tempurung kelapa

Setelah selesai dimasak, keju dimasukkan ke dalam tempurung kelapa atau yang biasa dikenal dengan nama batok. Keju dipadatkan ke dalam batok kelapa lalu diletakkan di daun pisang sebagai pembungkusnya.

Dimasak dengan dipanggang atau digoreng

Mau dimasak panggang ataupun dengan digoreng keduanya sama-sama lezat. Setelah dimasak biasanya keju dangke ini disajikan bersama nasi sebagai lauk. Selain itu keju dangke juga cocok jadi sarapan pagi, ditambah dengan secangkir kopi ataupun teh pasti tambah nikmat.

Sebelum menengok ke negara lain, yuk cek apa aja kekayaan kuliner di Indonesia ini. Ternyata Indonesia punya keju dangke, gak kalah sama parmesan atau edam bukan?