Klub Eropa dengan Jumlah Utang Terbesar

Klub Eropa dengan Jumlah Utang Terbesar

Klub Eropa dengan Jumlah Utang Terbesar

Klub Eropa dengan Jumlah Utang Terbesar – Dalam dunia sepak bola, uang berpengaruh terhadap keberhasilan sebuah klub. Dengan adanya dana yang melimpah klub bisa mendatangkan pemain berlabel bintang yang tentunya memiliki banderol selangit.

Setiap klub tentunya sangat berharap kehadiran pemain bintang akan mendongkrak performa tim. Tak hanya membuat permainan lebih baik, melainkan juga menarik penonton hadir ke lapangan.

Selain itu, penjualan jersey pemain bintang bisa menambah pemasukan klub. Tak jarang klub rela berutang demi mendatangkan pemain bintang dan berharap bisa mendapatkan pemasukkan lebih dengan adanya pemain tersebut.

Sepak bola merupakan salah satu industri terbesar di dunia saat ini. Dalam menjalankan bisnis olahraga ini, setiap klub tidak akan lepas dari utang. Entah itu digunakan karena pembelian pemain ataupun strategi manajemen yang keliru.

Tahun 2020 sendiri menjadi waktu yang sangat berat bagi seluruh industri, termasuk sepak bola akibat pandemik COVID-19.

Namun, hal tersebut terkadang tak sesuai dengan ekspektasi. Beberapa pemain bintang justru tampil melempem dan membuat klub terpuruk.

Situasi tersebut tentunya akan membuat para penggemar enggan datang ke stadion dan membeli marchendise klub. Alhasil, pengeluaran melebihi pemasukkan yang membuat neraca keuangan menjadi tak seimbang.

AS Roma – €312m (Rp5,1 riliun)

Selama beberapa tahun terakhir finansial AS Roma memang cukup memburuk. Hal ini menimbulkan keraguan atas masa depan klub, yang melahirkan rumor kemungkinan pengambilalihan pada musim panas lalu. Hingga tahun 2020, utang AS Roma sebesar 312 juta euro.

Pada Desember tahun lalu, AS Roma bahkan telah mengumumkan jika mereka sedang dalam pembicaraan dengan miliarder Dan Friedkin atas kemungkinan pengambilalihan senilai 780 juta euro.

Fenerbahce – €334m (Rp5,5 triliun)

Klub raksasa Turki ini mengalami kerugian finansial karena naiknya mata uang asing terhadap mata uang mereka sendiri. Di sisi lain, mereka tidak membayar pemain mereka menggunakan mata uang Lira. Saat ini mereka terbelit utang senilai 334 juta euro.

Wakil presiden Burhan Karacam baru-baru ini mengungkapkan bahwa jatuhnya Lira telah menyebabkan Fenerbahce merugi jutaan dolar. Sehingga utang klub pun semakin menumpuk.

Juventus – €372m (Rp6,1 triliun)

Pembangunan stadion baru Allianz menjadi sumber utang terbesar Juventus dalam beberapa tahun terakhir. Namun mereka tampaknya tidak perlu khawatir karena investasi besar-besaran tersebut memiliki nilai jangka panjang. Saat ini mereka memiliki utang senilai 372 juta euro.

Faktor lainnya adalah kehadiran bintang-bintang besar seperti Cristiano Ronaldo, Matthijs De Ligt dan lainnya yang memiliki gaji cukup tinggi. Tetapi lagi-lagi Juventus cukup cerdas dalam bergerak di bursa transfer dengan selalu dapatkan pemain berstatus free transfer.

Dengan popularitas klub yang semakin tinggi, keuangan mereka menjadi salah satu yang paling stabil.